Setiap kegiatan kerja selalu diikuti dengan resiko bahaya yang dapat berakibat terjadinya kecelakaan. Walaupun demikian, terjadinya kecelakaan seharusnya dapat dicegah dan diminimalisasikan karena kecelakaan tidak dapat terjadi dengan sendirinya. Terjadinya kecelakaan pada umumnya ditimbulkan oleh beberapa faktor penyebab, oleh karena itu harus diteliti faktor-faktor penyebabnya dengan tujuan untuk menentukan usaha-usaha pembinaan dan pengawasan keselamatan yang tepat, efektif dan efisien sehingga terjadinya kecelakaan dapat dicegah.

Untuk dapat mendukung jaminan kesehatan dan keselamatan kerja maka personil yang menangani atau menggunakan bahan kimia harus mengetahui dan memiliki pemahaman serta keterampilan dalam penanganan bahan kimia khususnya dari segi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan. Informasi atau pengetahuan yang harus diketahui tersebut dimuat dalam Material Safety Data Sheet (MSDS). MSDS dibuat oleh produsen bahan kimia untuk mengkomunikasikan potensi bahaya dan aspek-aspek lain terkait penanganan bahan kimia termasuk regulasi.

MSDS sendiri memuat informasi tentang:

  1. Identifikasi produk dan perusahaan (Product and company identification)
  2. Identifikasi bahaya (Hazards identification)
  3. Informasi komposisi (Composition/information on ingredients)
  4. Tindakan pertama pada kecelakaan (First-aid measures)
  5. Tindakan penanggulan kebakaran (Fire-fighting measures)
  6. Tindakan terhadap tumpahan dan kebocoran (Accidental release measures)
  7. Penanganan dan penyimpanan (Handling and storage)
  8. Kontrol paparan dan perlindungan diri (Exposure controls/personal protection)
  9. Sifat fisika dan kimia (Physical and chemical properties)
  10. Stabilitas dan reaktivitas (Stability and reactivity)
  11. Informasi toksikologi (Toxicological information)
  12. Informasi ekologi (Ecological information)
  13. Pembuangan limbah (Disposal considerations)
  14. Informasi transportasi (Transport information)
  15. Informasi peraturan (Regulatory information)
  16. Informasi lainnya (Other information)

Aljabar Training & Consulting siap membantu perusahaan Anda untuk menyusun MSDS sesuai regulasi internasional terbaru dari UN GHS (United Nation Globally Harmonized System) dan peraturan nasional di Indonesia yaitu Peraturan Menteri Perindustrian Indonesia No. 23/M-IND/PER/4/2013. Dengan didukung oleh tenaga ahli yang kompeten, kami juga siap memfasilitasi untuk membantu perusahaan dalam pembuatan MSDS terkait pemenuhan persyaratan ekspor atau pengiriman bahan kimia ke luar negeri. Kami memahami bahwa setiap negara memiliki regulasi spesifik terkait pengklasifikasian bahan berbahaya, sehingga tenaga ahli kami akan memberikan bimbingan dan arahan untuk memastikan bahwa MSDS yang dibuat telah sesuai dengan regulasi di negara tujuan ekspor.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jasa pembuatan MSDS di Aljabar Training & Consuting, silakan kirimkan email ke info@aljabarselaras.com atau hubungi 0852 1000 5065 (call or WA). Kami akan sangat senang apabila dapat membantu dan memfasilitasi Anda dalam pembuatan MSDS.